Home > penyakit > Deteksi Dini Kanker Payudara

Deteksi Dini Kanker Payudara

images2 Kayanya gak ada habis2nya klo ngomongin yang satu ini…”kanker    payudara”.  Hampir semua perempuan atau bahkan semua perempuan di bumi ini ngerti dan ngeri terhadap yang satu ini. Aku gak bakalan bosen untuk kasih info tentang kanker payudara, langsung aza kale ya.

Kanker payudara bisa diobati dan disembuhkan bila dapat terdeteksi lebih awal, tapi bagi saya sendiri ada rasa takut bila harus memeriksanya sendiri, di takutkan ada benjolan atau sesuatu yang menjurus ke kanker tersebut. Tapi semakin sering kita memeriksa maka kita akan lebih mudah mengetahui ada yang tidak beres di tubuh kita.

Pemeriksaan dapat dilakukan paling tidak 1 bulan sekali dan dilakukan 1 minggu setelah menstruasi kenapa? karena pada saat itu kondisi payudara kita dalam keadaan longgar yang memudahkan kita dalam pemeriksaan (dari artikel yg pernah aku baca seh gto).

Ini adalah tahapan yang dapat dilakukan untuk deteksi awal kanker payudara:

1.  Melihat

Tanggalkan seluruh pakaian bagian atas (topless). Berdirilah di depan cermin dengan kedua lengan tergantung lepas, di dalam ruangan yang terang. Perhatikan payudara Anda:

* Apakah bentuk dan ukurannya kanan dan kiri simetris?
* Apakah bentuknya membesar/mengeras?
* Apakah arah putingnya lurus ke depan? Atau berubah arah?
* Apakah putingnya tertarik ke dalam?
* Apakah puting/kulitnya ada yang lecet?
* Apakah kulitnya tampak kemerahan? Kebiruan? Kehitaman?
* Apakah kulitnya tampak menebal dengan pori-pori melebar (seperti kulit jeruk)?
* Apakah permukaan kulitnya mulus, tidak tampak adanya kerutan/cekungan?

Ulangi semua pengamatan di atas dengan posisi kedua tangan lurus ke atas. Setelah selesai, ulangi lagi pengamatan dengan kedua tangan di pinggang, dada dibusungkan, kedua siku ditarik ke belakang. Semua pengamatan ini bertujuan untuk mengetahui adanya tumor yang terletak dekat dengan kulit.

2. Memijat

Dengan kedua belah tangan, secara lembut pijat payudara dari tepi hingga ke puting, untuk untuk mengetahui ada-tidaknya cairan yang keluar dari puting susu (seharusnya tidak ada, kecuali Anda sedang menyusui).

3. Meraba

Sekarang berbaringlah di atas tempat tidur untuk memeriksa payudara satu demi satu. Untuk memeriksa payudara kiri, letakkan sebuah bantal tipis di bawah bahu kiri, sedang lengan kiri direntangkan ke atas di samping kepala atau diletakkan di bawah kepala.

Gunakan keempat jari tangan kanan yang saling dirapatkan untuk meraba payudara. Rabaan dilakukan dengan gerakan memutar (seperti membuat lingkaran kecil-kecil), mulai dari tepi payudara hingga ke puting susu. Sesudah itu geser posisi jari sedikit ke sebelahnya, dan lakukan lagi gerakan memutar dari tepi payudara sampai puting susu. Lakukan terus secara berurutan sampai seluruh bagian payudara diperiksa. Untuk memudahkan gerakan, Anda boleh menggunakan lotion atau sabun sebagai pelicin.

Gerakan memutar boleh juga dilakukan mulai dari puting susu, melingkar semakin lebar ke arah tepi payudara; atau secara vertikal ke atas dan kebawah mulai dari tepi paling kiri hingga ke tepi paling kanan. Yang penting, seluruh area payudara harus tuntas teraba, tak ada yang terlewatkan.

Perlu diperhatikan bahwa masing-masing gerakan memutar harus dilakukan dengan kekuatan tekanan yang berbeda-beda, setidaknya dengan tiga macam tekanan. Pertama-tama dilakukan dengan tekanan ringan untuk meraba adanya benjolan di dekat permukaan kulit, yang kedua dengan tekanan sedang untuk meraba adanya benjolan di tengah-tengah jaringan payudara, yang ketiga dengan tekanan cukup kuat untuk merasakan adanya benjolan di dasar payudara, dekat dengan tulang dada.

Setelah selesai dengan payudara kiri, pindah posisi bantal dan lengan, lakukan pemeriksaan pada payudara kanan dengan menggunakan keempat jari tangan kiri.

Kemudian ulangi perabaan seperti poin 3, tetapi dalam posisi berdiri. Untuk memudahkan, bisa dilakukan sambil mandi, saat membalur tubuh dengan sabun.

4. Meraba Ketiak

Setelah itu raba ketiak dan area di sekitar payudara untuk mengetahui adanya benjolan yang diduga suatu anak sebar kanker.

Bila dalam pemeriksaan payudara sendiri ini Anda menemukan suatu kelainan (misal benjolan, sekecil apa pun), segera periksakan ke dokter. Jangan takut dan jangan tunda lagi. Karena kanker payudara yang ditemukan pada tahap dini dan ditangani secara benar dapat sembuh secara tuntas!

Ternyata gampang untuk dapat mengetahui kanker payudara yang bersarang di tubuh kita, andaikan semua orang sadar akan hal itu, mungkin akan semakin berkurang resiko kematian di diakibatkan kanker payudara ini.

Yuk mari ibu2 dan remaja putri dirumah ayo tunggu apalagi, deteksi diri anda sekarang. Sayangi diri anda sendiri.🙂

sumber: www.rumahkanker.com

Categories: penyakit Tags: ,
  1. jhe
    January 10, 2009 at 11:56 am

    nyobak yuuukkk buukkk
    xixixixi..😀

  2. January 10, 2009 at 12:14 pm

    siap…:)

  3. January 10, 2009 at 1:39 pm

    takut..😀
    tapi harus,,kuduu..😀

  4. February 26, 2009 at 7:50 am

    Wah bagus sekali artikel nya, bisa menjadi banyak masukan nih.
    Makasih ya!

    saya sedang menulis perihal kanker payudara di blog saya. silakan berkunjung ya!

    http://distributor4lifeindonesia.wordpress.com/2008/12/21/testimoni-kanker-payudara-2/

  5. ririe
    April 26, 2009 at 5:31 pm

    demi kebahagiaan mu emang wajib di deteksi, girls!!

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: